Wednesday, June 21, 2006

Danau Terbakar (3)

Dengar jerit anjing dan seruling bergegas di bukit pohon mangga.
Rimbunan bambu terjamah angin dan gemetar burung.

Saat si anak menghirup kemurnian usia menebar raib di kakinya.

Bila seseorang tiba-tiba tumbang di keramaian itu.
Sampah-sampah lunak menyisihkannya ke sudut pantai.
Terapung malam-malam di antara gerumbul putri malu.
Wajahnya kaku berwarna-warni pelangi terjauh.

Dan membentangkan selat hitam membelah danau terbakar itu.

Di tanjung kanan orang-orang pergi membakar diri dalam lengang ombak.
Di tanjung kiri menjelma tubuh-tubuh mati tanpa mata.

Lalu danau pun tiba-tiba menyala pada pagi lain.

(94)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home